Disdukcapil buka unit pengaduan

ENREKANG, Jun 30 2015 BKM -- Pengurusan dokumen administrasi kependudukan kadang dianggap sulit alias berbelit-belit. Berbagai persyaratan yang harus dilengkapi agar satu dokumen tersebut dapat direalisasikan. Namun berbeda dengan pengurusan dokumen di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Enrekang. Terbentuknya Unit Pengelolaan Pengaduan dan Layanan Informasi Kependudukan (UPPLIK) belum lama ini, sangat membantu warga untuk dapat memudahkan pengurusan dokumen adminsitrasinya. Sebab di posko unit ini, warga akan mendapatkan informasi yang akurat tentang tatacara pengurusan dokumen. Termasuk tempat aduan bagi warga yang masih membutuhkan pelayanan.

Arwan Sawati, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Enrekang, mengatakan pembentukan UPPLIK dimaksudkan untuk memudahkan pengurusan administrasi yang dibutuhkan warga. "Ini solusi bagi pelayanan publik untuk pengurusan adminstrasi kependudukan," kata Arwan. Pembentukan UPPLIK berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 76 tahun 2013 tentang pengelolaan pengaduan pelayanan publik. "Ini berdasarkan UU Pelayanan Publik yang mengharuskan adanya saranan pengaduan," tambah Arwan Sawati. Selama ini, lanjut Arwan, warga yang mendapatkan kendala dalam pelayanan publik, belum terjawab secara maksimal. Pasalnya, selain belum ada yang menangani khusus, juga masih terkendala kurangnya informasi. "Tapi setelah adanya unit ini, semua akan terjawab. Silakan bertanya soal informasi seputar kependudukan yang belum jelas," tandasnya. Cara pengaduan tidak hanya satu. Datang langsung ke posko di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, salah satu diantaranya. Namun untuk lebih memudahkan warga, pengaduan atau mencari informasi dapat melalui media elektronik atau website. Pengaduan yang masuk, lanjutnya, langsung diberikan tanggapan, sepanjang hanya membutuhkan informasi kelengkapan adminstrasi. "Tapi kalau aduannya membutuhkan informasi yang terkait kebijakan, akan diselesaikan dalam jangka waktu yang tidak lama," kunci Arwan. (her/rus/c)

Sumber Berita Kota Makassar